Bekam/Hijamah,Pengobatan Ala Nabi Muhammad


Serba-serbi Bekam/Hijamah

Bekam adalah sistem pengobatan yang biasa dilakukan oleh Nabi. Biasanya dilakukan sebulan sekali. Bekam dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor yang mengandung kolesterol, asam urat, virus, racun, dsb dari dalam tubuh. Darahnya biasanya kental dengan warna merah kehitam-hitaman. Darah ini berpotensi menggumpal dan menyumbat saluran darah yang menimbulkan hipertensi, stroke, dan serangan jantung/angin duduk. Banyak racun atau virus penyakit bisa bisa dideteksi lewat darah seperti kolesterol, asam urat, gula, virus, dsb. Bekam mengeluarkan darah kotor itu semua.

Singkat kata, Bekam adalah satu cara Detoksifikasi alami tanpa obat yang sudah dilakukan sejak zaman Nabi. Darah kotor dibuang untuk kemudian diganti dengan darah segar oleh tubuh kita dalam 3 hari.

Bekam efektif melancarkan peredaran darah, menurunkan tekanan darah, serta menyembuhkan penyakit stroke dan mencegah serangan jantung. Selain itu, beberapa penderita diabetes terbukti turun kadar gulanya di dalam darah.

Pertama kali saya bekam, dengan menggunakan jarum. Nyaris tidak terasa sakitnya. Banyak orang melihat proses bekam yang mengeluarkan darah kotor itu begitu ketakutan. Padahal banyak di antara mereka yang sudah pernah merasakan sakitnya jarum suntik atau bahkan jarum infus yang besarnya minta ampun. Nah jarum bekam itu begitu kecil. Panjangnya tak lebih dari 0,5 cm. Selain itu, ada pen untuk “menembak” jarum lancet sehingga kedalamannya bisa diatur. Sepertinya tak lebih dari 0,5 mm (susah sih menghitungnya….:). Jika jarum suntik menempel sekitar 30 detik dan jarum infus bisa berhari-hari, jarum bekam paling karena ditembakkan kemudian langsung balik, paling hanya 1/30 detik.

Bekam pertama 5 titik di leher belakang dan punggung. Alhamdulillah efeknya langsun g berasa. Kepala terasa ringan dan bahu yang biasanya pegal berasa enteng.

Setelah itu, karena mengantar kakak yang terserang stroke (setelah 6x berobat alhamdulillah sembuh), saya juga ikut bekam di tempat ustad Kathur. Di sini pakai pisau bedah. Sesuai sunnah Nabi meski rasa sayatannya lebih terasa. Namun memang hasilnya memang enak. Di sini sterilisasinya lumayan bagus karena selain pakai minyak Habbatus Saudah juga pakai H2O2 yang merupakan standar sterilisasi medis. Meski demikian, lebih aman jika anda beli sendiri alat bekamnya. Untuk 6 pasang, di sana harga terakhir yang saya tahu rp 100 ribu. Kenapa harus pakai sendiri? Sebab jika ada pasien lain yang menderita Hepatitis/AIDS, sangat beresiko. Ada kemungkinan virusnya terlalu kebal dan berbahaya.

Saat tarif bekam melonjak dari Rp 50 ribu jadi Rp 150 ribu, akhirnya saya putuskan untuk belajar bekam. Kebetulan ustad Agung Yulianto buka pelatihan bekam, lalu saya ajak teman2 saya untuk ikut juga. 3 hari saya belajar. Setelah itu, saya bekam diri sendiri, istri, dan ibu…:)

Yang perlu diperhatikan dalam bekam adalah sterilisasi. Jarum sekali pakai untuk 1 orang langsung dibuang. Begitu pula sarung tangan dan masker. Alat bekam/cupping harus disterilisasi dengan H2O2. Jadi jika tarif bekam besarnya Rp 50 ribu atau lebih, sebetulnya sulit juga untuk komplain karena selain investasi alat, untuk sterilisasi juga lumayan mahal. Jika terlalu murah, harus dipastikan bahwa sterilisasinya tetap memenuhi standar kedokteran. Jika cuma pakai sabun dan tidak steril, maka berbagai virus penyakit menular seperti Hepatitis, AIDS, dsb dapat menular dari pasien ke pasien lainnya.

Kemudian saya cari titik-titik standar bekam dan titik-titik yang boleh dibekam. Ada 9 atau 10 titik bekam Nabi di antaranya di atas kepala, di leher, bahu, punggung, dan betis. Ada pula titik-titik lain. Bahkan ada yang dikombinasikan dengan titik akupunktur.

Setelah itu juga saya cari titik-titik yang dilarang untuk dibekam. Segala lubang (misalnya mata), benjolan (bisul, tahi lalat, tumor), lipatan, kelenjar limpa, varises merupakan titik terlarang untuk dibekam.

Untuk lutut dan belakang lutut ada 2 versi. Dengan pisau tidak boleh karena berakibat fatal/kelumpuhan. Tapi dengan jarum, menurut instruktur saya boleh. Meski demikian, amannya jangan deh. Syubhat…:)

Saat sakit di sekitar jantung, segera saya bekam 3 titik di sekitar jantung. Alhamdulillah hingga kini setelah beberapa bulan sakitnya tidak datang lagi.

Saat bekam yang terbaik adalah tidak terlalu kenyang (sebaiknya 2-3 jam setelah makan) dan juga tidak terlalu lapar. Jika tensi darah jauh di bawah atau kondisi badan lemah sekali, sebaiknya jangan bekam dulu. Khawatirnya nanti malah tambah parah. Lebih baik diterapi dulu misalnya dengan minum madu asli atau sari kurma sehingga badan lebih sehat dan kuat.

Dari berbagai orang yang pernah bekam, ada 3 yang mengeluh. Yang pertama memang sudah pusing2 dan langganan RS. Setelah bekam, besoknya diopname. Yang kedua dan ketiga merasa pusing. Meski pusingnya cuma 2 hari. Padahal pembekamnya ini adalah pakar yang sudah masuk TV dengan jumlah pasien ratusan per bulan. Oleh karena itu, komunikasi antara pasien dengan pembekam sangat penting. Yang membekam harusnya bertanya apakah pasiennya pusing/tidak. Sementara pasiennya jika merasa pusing (meski jarang), bilang saja langsung ke tukang bekamnya agar pembekaman segera dihentikan. Lama bekam antara 5-10 menit.

Jika ada pembekam yang bertanya apakah anda pusing atau tidak, jangan kira itu tidak profesional. Justru dia komunikatif dengan pasiennya. Ibarat makan. Ada yang setengah piring sudah kenyang, ada juga yang sepiring belum kenyang. Begitu pula bekam. Ada yang 5 titik cukup, ada juga yang 12 titik masih kurang. Saya sendiri pernah bekam diri sendiri sampai 20 titik dan alhamdulillah baik2 saja. Cuma memang, kalau orang itu praktek membekam orang lain, untuk pertama kali bekam standarnya adalah 5 titik. Ada juga yang membatasi maksimal 7 titik.

Selesai bekam, sebaiknya minum segelas air putih dan 2 sendok makan madu atau kurma. Sehingga badan segar kembali.

sumber http://agusnizami.wordpress.com/

Satu Tanggapan

  1. bermanfaat banget nih infonya thx

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: