Terancam Punah, 80 Persen Plasma Nutfah Unggas Lokal


Terancam Punah, 80 Persen Plasma Nutfah Unggas Lokal

JAKARTA, KOMPAS.com – Dari 36 plasma nutfah unggas lokal Indonesia, 80 persen di antaranya sudah hampir punah. Padahal, Indonesia merupakan negara yang memiliki plasma nutfah unggas lokal paling banyak di dunia.

Ketua Kelompok Peternak Unggas Lokal Indonesia Ade M Zulkarnain, Minggu (29/3) di Sukabumi, mengatakan, sudah ada beberapa jenis unggas lokal Indonesia yang punah. Dua jenis plasma nutfah unggas lokal yang teridentifikasi punah adalah ayam ciparage dan jantur asal Jawa Barat.

“Jika tak ada penanganan serius, kepunahan jenis lainnya tinggal menunggu waktu,” katanya. Ayam sentul dengan plasma nutfah murni berasal dari Ciamis, Jabar, kini populasinya tak lebih dari 200 ekor.

Begitu pun ayam kedu putih asal Magelang dan sekitarnya populasinya tinggal 300 ekor. Sementara itu, ayam tukong asal Kalimantan bahkan sudah sulit ditemukan. (AHA)

Sumber : Kompas Cetak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: